Potensi Perikanan
Kabupaten
Bulungan adalah kabupaten yang terletak di sebelah utara Propinsi Kalimantan
Timur. Kabupaten Bulungan masuk ke dalam wilayah di sekitar alur laut kepulauan
Indonesia II Selat Makassar. Luas wilayah perairan Kabupaten Bulungan adalah +
1.982.075 hektar dengan garis perairan/pantai sepanjang 381.755 kilometer
Potensi Wilayah
Usaha
Perikanan Tangkap
Diperkirakan
stock asessment / MSV ikan sejumlah 29.000 ton/tahun dengan produksi
penangkapan ikan di laut baru 8.671,5 ton/tahun atau hanya 29,9 % dari potensi
yang ada. Wilayah perikanan tangkap di sepanjang pantai Kecamatan Tanjung Palas, Bunyu
dan Sesayap. Jenis ikan yang ditangkap di perairan Kabupaten Bulungan meliputi jenis ikan
pelagis, ikan demersal dan ikan karangJuga ika-ikan ekonomis tinggi seperti :
Udang, Kuro, Bawal Putih, Senangin, Kerapu, Kakap dll
Usaha
Perikanan Budidaya
·
Budidaya Laut
Luas potensi 242.260 hektar yang sebagian besar belum tergarap
·
Budidaya Air Payau
Luas potensi lahan tambak 150.000 hektar, yang telah tergarap 90.000 hektar
Luas potensi lahan tambak 150.000 hektar, yang telah tergarap 90.000 hektar
·
Budidaya Air Tawar
Luas potensi lahan 2.701,575 hektar, yang baru tergarap 10 hektar
Luas potensi lahan 2.701,575 hektar, yang baru tergarap 10 hektar
Kegiatan usaha
pengolahan hasil perikanan yang ada di Kabupaten Bulungan pada umumnya masih
berkisar dalam bentuk usaha rumah tangga (Home Industry) seperti Pengeringan /
Pengasinan ikan Teri, Putih dan berbagai ikan non ekonomis (rucah)
Peluang Investasi Sektor Perikanan dan Kelautan di Kabupaten Bulungan.
Usaha
Pembenihan Udang Windu (Hatchery)
Luas tambak prosuktif di Kabupaten Bulungan sekitar 60.000 Ha
Kebutuhan benur per ha/tahun 10.000 benur, maka benur yang dibutuhkan sebanyak 600 juta benur/tahun dan belum ada hatchery di Kabupaten Bulungan. Sementara ini petambak membeli benur yang berasal dari Pulau Jawa dan Sulawesi
Luas tambak prosuktif di Kabupaten Bulungan sekitar 60.000 Ha
Kebutuhan benur per ha/tahun 10.000 benur, maka benur yang dibutuhkan sebanyak 600 juta benur/tahun dan belum ada hatchery di Kabupaten Bulungan. Sementara ini petambak membeli benur yang berasal dari Pulau Jawa dan Sulawesi
Usaha
Pembekuan Udang Windu (Cold Storage).
Sampai saat ini belum ada perusahaan yang membangun Cold Styorage di Kabupaten Bulungan, selama ini hasil produksi Udang Windu seluruhnya dibawa ke Cold Storage yang ada di Pulau Tarakan.
Sampai saat ini belum ada perusahaan yang membangun Cold Styorage di Kabupaten Bulungan, selama ini hasil produksi Udang Windu seluruhnya dibawa ke Cold Storage yang ada di Pulau Tarakan.
Usaha
Penangkapan Ikan
Diperkirakan Stock Asssesment / MSV ikan sejumlah 29.000 ton/tahun dengan produksi penangkapan ikan di laut baru 8.671,5 Ton/tahun atau hanya 29,9% dari potensi yang ada.
Diperkirakan Stock Asssesment / MSV ikan sejumlah 29.000 ton/tahun dengan produksi penangkapan ikan di laut baru 8.671,5 Ton/tahun atau hanya 29,9% dari potensi yang ada.
Usaha
Pengolahan Hasil Perikanan
Usaha pengolahan yang sudah mulai berkembang yaitu pengolahan udang kering, terasi, ikan asin/kering, ikan pipih, sirip ikan hiu. Namun usaha ini masih berskala rumah tangga/usaha kecil, dan untuk itu masih terbuka investasi pada usaha pengolahan hasil perikanan. Selain itu masih ada peluang usaha lain yaitu pembuatan tepung ikan dari bahan ikan rucah dan kulit udang yang selama ini tidak termanfaatkan.
Usaha pengolahan yang sudah mulai berkembang yaitu pengolahan udang kering, terasi, ikan asin/kering, ikan pipih, sirip ikan hiu. Namun usaha ini masih berskala rumah tangga/usaha kecil, dan untuk itu masih terbuka investasi pada usaha pengolahan hasil perikanan. Selain itu masih ada peluang usaha lain yaitu pembuatan tepung ikan dari bahan ikan rucah dan kulit udang yang selama ini tidak termanfaatkan.
(Data Dinas
Perikanan dan Kelautan November 2006)
A.
PERIKANAN BUDIDAYA
- Budidaya Tambak Air Payau : +100.000ha
- Budidaya Kolam Air Tawar : +33,78ha
- Keramba di Tg. Selor : 10 unit (demplot)
- Budidaya Tambak Air Payau : +100.000ha
- Budidaya Kolam Air Tawar : +33,78ha
- Keramba di Tg. Selor : 10 unit (demplot)
B.
PERIKANAN TANGKAP
- Tugu : + 1.500 mata jaring berlokasi di sepanjang perariran Bunyu, muara sungai Tanah Merah, Muara Murungau Tengku Dacing Kec. Tana Lia, Muara Sekatak, Pulau Tudan Kec. Tg. Palas Tengah, dan Kuala Satu Kec. Tg. Palas Timur.
- Tugu : + 1.500 mata jaring berlokasi di sepanjang perariran Bunyu, muara sungai Tanah Merah, Muara Murungau Tengku Dacing Kec. Tana Lia, Muara Sekatak, Pulau Tudan Kec. Tg. Palas Tengah, dan Kuala Satu Kec. Tg. Palas Timur.
- Bagan
: Bunyu 30 Unit, Tanah Kuning 20 Unit, Kampung Baru 150 Unit.
- Nelayan
Gill Net, Pancing dan Trammel Net : + 1.500 Perahu, umumnya
nelayan berasal dari Nunukan, Tarakan dan Berau.
C.
PENGOLAHAN HASIL
·
Pembuatan Tepung Ikan
di Karang Tigau Kec. Tg. Palas Timur Tahun 2006
·
Pengolahan Pakanb Ikan
/ Pellet di desa Apung Kec. Tg. Selor tahun 2006
·
Pembuatan Terasi di
Tias desa Tg. Buka Kec. Tg. Palas Tengah
·
Ebi / Udang Kering di
desa Tanah Merah dan Tengku Dacing Kec. Tana Lia, Tias desa Tg. Buka Kec. Tg.
Palas Tengah, Siandau Kec. Sekatak.
·
Ikan Pari Tipis di
Pulau Bunyu.
D.
RENCANA PENGEMBANGAN
- Pengolahan Hasil Perikanan
o Untuk mengembangkan kapasitas produksi direncanakan tahun
2007 Kec. Bunyu akan dijadikan sentra pengolahan hasil perikanan (tepung ikan
dan pakan ikan)
o Untuk mengembangkan kapasitas produksi direncanakan tahun
2007 Kec. Tana Lia, Sesayap, Sekatak dan Tg. Palas Tengah akan dijadikan sentra
pengolahan hasil perikanan (udang kering /ebi) dengan cara memberdayakan
nelayan tugu yaitu menambah kuantitas tugu bagi nelayan lokal.
- Membangun Sarana dan Prasarana Perikanan
o Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Kec. Bunyu tahun 2006.
o Membangun Balai Benih Ikan (BBI) di Kec. Tg. Selor tahun
2005 hingga saat ini.
o Rencana pembangunan tempat pendaratan ikan di Kec. Tg.
Selor pada tahun 2007.
Rencana Pengembangan budidaya kolam udang galah seluas 100ha di Kab.
Bulungan tahun 2007
Daftar Jenis Perizinan pada Dinas Perikanan dan Kelautan Kab. Bulungan (Lebih detailnya lihat Pelayanan Publik)
§ Izin Usaha Perikanan (IUP)
§ Surat Izin Kapal Pengangkut Ikan (SIKPI)
§ Surat Keterangan Asal (SKA)
§ Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar